Kesimpulan no.2

huh…. Entah kenapa saya merasa UAS kali ini yang paling berat yang pernah saya rasakan…. nilai – nilai berjatuhan….

Keluh kesah bercampur satu…… bahkan homesick pun timbul…. sesuatu yang belum pernah saya rasakan di IC…….

Tapi kesulitan ini membuat saya semakin meneguhkan pendirian saya….bahwa

“Mimpi itu harus dikejar”

Semoga saya diberi keteguhan hati untuk melaksanakan kata – kata itu…..Amin

Resensi : Hafalan Shalat Delisa

Jenis Buku : Novel

Judul : Hafalan Shalat Delisa

Pengarang : Tere – Liye

Penerbit : Republika

Tahun terbit, Cetakan ke- : 2008, Cetakan ke-7

Jumlah Halaman : 270 halaman

Novel yang dikarang Tere – Liye ini sebenarnya dilatar belakangi oleh kejadian Tsunami 2004 di Aceh. Saat itu, sang pengarang yang kebetulan menonton berita, melihat berita tentang seorang anak perempuan Aceh yang kakinya terpaksa diamputasi karena bencana tersebut. Setelah itu, maka ia bersumpah untuk membuat novel yang bertemakan kehjadian tsunami tersebut, yang akhirnya terwujud dalam novel ini.

Novel ini diawali oleh kisah tentang kehidupan sebuah keluarga yang bahagia, harmonis serta religius. Dalam kesehariannya, keluarga ini diurus oleh Ummi-nya, karena ayahnya bekerja di Luar Negeri dan baru pulang beberapa bulan sekali. Di keluarga ini, terdapat tradisi, anak yang telah hafal bacaan shalat maka akan dibelikan hadiah kalung. Dan pada hari Delisa-si putri bungsu- sedang ujian bacaan shalatlah, semua petualangan, ujian dan kisah – kisah yang mengharukan dimulai.

Tsunami yang terjadi pada hari itu, merubah hidup Delisa 180 derajat. Saudara – saudaranya meninggal, Ibunya hilang bersama kalung hadiahnya. Kalung indah dengan liontin “D” untuk Delisa. Belum lengkap, kaki si kecil Delisa pun terpaksa diamputasi. Tapi yang mengherankan, bagaimana Delisa yang baru berusia 6 tahun, tetap ingat dan memikirkan bacaan shalatnya, berusaha menghafalnya. Yang nantinya, segera setelah ia hafal dan melakukan shalat pertamanya dengan bacaan shalat yang lengkap , menghantarkan ia pada hal yang sangat menakjubkan.

Yang menarik dari novel ini adalah, adanya bait – bait puisi yang disertakan pada setiap akhir bab cerita,-kadang saat peristiwa-peristiwa penting- yang seolah – olah menyemangati Delisa serta menggugah hati kita lebih dalam tentang makna yang terkandung dalam novel tersebut. Ini juga dilengkapi oleh penggunaan bahasa yang mungkin tidak “sastra” , tetapi “to the point” dan sederhana, yang membuat pesan lebih tersampaikan ke semua kalangan pembaca. Seolah – olah , penulis memang mempunyai maksud yang kuat untuk menyampaikan amanat yang terkandung dalam novel ini, yang mungkin dikarenakan juga oleh latar belakang penulisan novel ini.

Adapun hal yang menjadi sorotan resensator–kalaupun tidak disebut sebagai kelebihan- adalah sikap Delisa yang tampak sangat dewasa, melihat usianya yang baru 6 tahun. Sikapnya saat menerima berbagai cobaan yang dihadapinya tidak cocok dengan umurnya . Nilai plusnya adalah para pembaca menjadi lebih terharu hatinya karena berkaca pada sikap Delisa dalam menerima cobaan. Selain itu, terkadang pembaca menjadi rancu mengenai latar dan tempat karena perubahan yang tiba – tiba. Tetapi untungnya, jalan cerita yang menghanyutkan membuat kita tidak peduli akan kerancan ini.

Pada akhirnya, dengan segala kandungannya, novel ini wajib dibaca oleh mereka yang sedang merenungi dan mencari makna dan arti hidup yang sebenarnya. Bahkan bagi para remaja juga dianjurkan membaca novel ini, karena akan memperkaya nilai – nilai kehidupan dalam proses pencarian jati diri mereka. Energi untuk ‘hidup’ yang dibawa oleh novel ini sangatlah besar, dan bisa membuka sudut pandang yang baru tentang kehidupan ini. Resensator pun maklum jika nantinya, air mata para pembaca jatuh menetes saat membuka lembaran – lembaran novel ini. Selamat Membaca!(Alvin Aulia Fardana)

Kesimpulan

Kadang saya berpikir kenapa saya hidup di negeri ini…..
Kadang saya berpikir kenapa masalah selalu muncul di negeri ini….
Kadang saya berpikir bagaimana cara memberantas kebodohan….
Kadang saya berpikir bagaimana menegakkan kejujuran rakyat negeri ini…

Saya pun merenung

Saya juga merenung tentang kehidupanku sebagai muslim…
Saya juga merenung mengenai muslimah yang tidak menutup auratnya….
Saya juga merenung mengenai muslimin yang tidak menjalankan syariatnya…

Tapi, setelah semua itu-dan akan terus berlanjut-saya bisa menarik satu kesimpulan….

Mulailah semuanya dari diri – sendiri, dan jangan pernah menyalahkan yang lain…

Impian saya ingin merubah dunia menjadi lebih baik, saya dahulu yang harus berubah menjadi orang baik..

Impian saya ingin membangkitkan Islam, saya dahulu harus menjadi muslim yang baik…..

Ternyata begitu……

Youth Speak Fun Day 2009

Last Sunday, I joined my first photography competition. Actually, events that named “Youth Speak Fun Day” wasn’t just a photograph competition, but also such kind like News Reading, Song Lyrics,Spelling Bee etc. This events is sponsored by The Jakarta Post and US Embassy Indonesia.

Unfortunately, I didn’t win…… haha..there is still many chance…… Here is 2 photos that i submitted to the committee…..

Let's Play!

Keyboardist

See you in the next post!

KBS is started again!

Bro, Klub bidang studi dibuka kembali! hah.. akhirnya….. semoga tahun ini bisa lebih baik….

Chemistry .. chemistry….

Go To OSN 2010! Study! Try! Pray!

3 Kalimat Renungan

  1. Indonesia punya banyak anak yang pintar dan berprestasi di sekolah…. tapi kenapa susah sekali mendapat Pemimpin yang benar – benar bisa memimpin ?
  2. Indonesia punya banyak sumber daya alam yang melimpah, tapi kenapa banyak rakyatnya yang hidup di bawah kemiskinan?
  3. Indonesia adalah negara dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia, tapi kenapa Indonesia juga termasuk negara yang paling korup di dunia?

Siapa yang bisa menjawab 3 pertanyaan ini? Mari kita renungkan bersama…..

Mid – Semester Result

Haha….. Sabtu kemaren, ada pembagian rapot mid-term. Ckckck….. hasilnya lumayan……. lumayan jeblok…. Wah wah, gimana ya…. abis… sering kepotong sih waktu KBM nya… ya pergi Summer Camp lah, libur Idul Fitri lah…. Huh…

But, at least, kita gak bisa ngeluh aja kan,,,…. I promise TB 3 and 4.. will better than before! Duh.. sorry ya pembaca… kalo cuma sempet short post kayak gini…. gak sempet nih bikin tulisan panjang2…. Internet nya kan terbatas…. See u!

Seperti Biasa…. Mudik 2009 edition

Biasa… Rutinitas Tiap Tahun…. Karena Ke 2 Ortu saya berasal dari Pulau Garam a.k.a Madura.. hehe… saya pun ikut mudik tiap tahun… Perjalanannya lumayan panjang lho…. tapi yang jelas sudah direncanakan… kami berangkat sehari lebih awal dari prediksi hari puncak  :-) …hehe… Kan ga enak kalo mudik tapi gak shalat Ied.. iya gak???

After Ied Prayer

Pulang aah, makan Ketupat sama kaldu mungkin?

Tapi.. tiap mudik.. yang namanya Idul Fitri tuh pasti asik deh…. Alhadulillah… makanannya enak – enak semua… Ya Allah.. nikmatnya, setelah biasa memakan makanan kantin Insan Cendekia.. :-p ,tapi dari mudik kemarin.. yang saya ingetcuma wisatanya deh perasaan?…..

Tapi gak kok…. yang unik.. tiap tahun kami tahlilan sekeluarga besar.. dimulai dari mana ya..buyut…?? I don’t know… yang jelas khusyu’ :-)

Mbah, atau pak ya? Abdul Wadud memimpin tahlilan.....

Mbah, atau pak ya? Abdul Wadud memimpin tahlilan.....

Nih gini nih suasana tahlilannya.....

Nih gini nih suasana tahlilannya.....

Kalo wisatanya. Baca selebihnya »

New Photoblog

Gak terasa udah liburan sekarang…… Dah 2 hari ini… online terus…. sekarang photoblog saya yang pertama udah jadi…… alamatnya di http://alphin23.shutterchance.com … atau http://flickr.com/photos/alphin23…. sebenernya udah lama sih suka moto2… tapi sekarang tambah pengen meningkatkan skilll…… apalagi habis dari Singapura dan China kemaren…

Jangan ragu buat dikomen dan dikritik ya……  biar meningkat skillnya nih…. biar kalo ganti kamera nanti gak sia – sia…. hehe

Ramadhan, Be Better

Hah…. akhirnya… bisa nge – post lagi…. maaf ya… kalo udah agak lama gak di update….. jadinya.. blognya agak down-to date deh.. hehe…….. Abis.. sejak masuk sekolah di bulan Juli kemaren…kayak ga ada hentinya aktivitas….. jadi gitu deh……

Bayangin aja… baru beberapa hari masuk sekolah.. dapet kabar disuruh ke China .. lumayan summer camp, 2 minggu.. hehe.. (ceritanya di post berikutnya aja yaah)… tapi satu hal aja nih… di china tuh buat shalat aja susah… sampe 2 minggu jum’atan diganti shalat dzuhur… Astaghfirullah….

Makanya, pas sekarang udah balik ke IC .. bersyukur deh.. apalagi trus datang Ramadhan… mudah2an bisa lebih giat lagi ya ibadahnya.. amin
Meskipun sekarang lagi dikejar – kejar UH susulan.. mudah2an gak ganggu deh.. doakan ya !