Sayonara Post

Halo semua!

Gak terasa ya udah dari 2009 saya ngeblog disini. Berarti kira-kira udah 6 tahun lebih. Meskipun kalo mau jujur, tahun efektifnya ya 2009-2012 hahaha, sedangkan tahun 2013 sampe sekarang ya jarang-jarang. Mungkin karena dulu hiburan satu-satunya pas masih di asrama ya ngutak ngatik blog kali yaa, hehe.

Nah, setelah mempertimbangkan beberapa hal, seperti relevansi artikel, wawasan serta interest yang saya miliki, tampaknya ini akan jadi post terakhir saya di blog ini. Sebenarnya sayang juga rasanya, karena blog ini udah berjalan lama, dan post juga cukup banyak. Tapi melihat artikel yang lalu-lalu, tampaknya relevansi blog ini terhadap pemikiran saya sekarang juga sudah berbeda. Sudah berkali-kali mencoba menulis kembali disini juga, kok masih belum bisa juga.

Buat kedepannya, saya akan mulai fresh dari baru lagi, yang mungkin akan saya mulai di platform sebelah ­čÖé . Adapun blog ini akan saya biarkan apa adanya sebagai arsip tulisan. Kalaupun ada yang menarik mungkin akan saya tulis ulang di blog yang baru.

Terima kasih buat yang selama ini sudah baca ya (pede banget)

Good Luck to All of Us

Sekolah Berasrama, Perlukah?

Insan CendekiaSekarang jaman sudah berubah,, dulu media informasi dan teknologi gak terelalu pesat lajunya,, dan info info negatif masih bisa di blok,, layaknya pemerintah orde baru menutup mulut lawan – lawan politiknya. tapi sayangnya,,┬á sekarang udah gak bisa gitu lagi,, udah pemandangan umum kalo media informasi seperti televisi adalah media┬ádi mana anak anak menerima info – info┬ánegatif,,,,

Media yang tidak disaring itu sering memancarkan hal – hal yang berbau SARA,,┬á tidak heran jika para orang tua sangat khawatir terhadap anaknya.. belum lagi pengaruh2 pergaulan yang tidak sehat… budaya geng2-an, merosotnya moral dan hal2 negatif lainnya….

Itulah sebabnya mengapa kemudian banyak orang tua yang mengirim anaknya ke ponpes2 atau boarding school. Boarding school dan ponpes notabene sama – sama sekolah berasrama.. Tujuan didirikan sekolah model ini adalah agar pendidikan – pendidikan terutama yang berkenaan dengan moral dapat lebih terawasi,┬á(apalagi yang orang tuanya sibuk), melatih kemandirian dan menimba pengalaman hidup…….

TApi, apakah perlu,, agar anak bisa mandiri ,, ia harus dimasukkan ke sekolah berasrama? ……….Maybe yes maybe not… karena di sekolah model ini , maka teman akan sangat berpengaruh.. karena individu2 yang “tersedia”┬á untuk menjadi teman mungkin hanya dari lingkungan itu saja,, (terlepas dari Internet tentunya)

Kemudian, kemandirian…………………. Yang satu ini jelas! Insya Allah anak akan menjadi lebih mandiri, meski hanya beberapa persen… BAgaimanapun hidup tanpa pengawasan orang tua.. meski ada guru asuh.. ia akan lebih jarang memberi perhatian dibandingkan orang tua kita sendiri..

Pengalaman hidup………………… ini juga mungkin akan lebih mengena dibandingkan siswa2 biasa yang bersekolah di sekolah umum….. karena anak2 yang sekolah di sekolah berasrama harus memanage masalahnya sendiri.. karena dibandingkan dengan anak2 biasa yang sekolah si sekolah umum. di mana mungkin orang tuanya bisa mengerti lingkungan… lingkungan berasrama jauh lebih kompleks daripada itu..┬á tapi jika berhasil melewatinya biasanya mereka lebih mudah berorganisasi… ( bisa dilihat dari sepak terjang alumni – alumni sekolah berasrama seperti MAN Insan Cendekia ataupun SMA Taruna Nusantara… )

Terjaganya Lingkungan moral dan agama…………………………………….. That’s why I got in into Insan Cendekia and still learn there….. (dulu gue pengen masuk salah satu sMA unggulan di Jakarta…. tapi setelah gue ngeliat ada iklan yang melibatkan salah satu cheerleaders SMA unggulan di BAndung.. dengan rok mini dan segala lainnya .. yang menurut gue gak mencerminkan keunggulan sekolah itu….. gue putusin gue harus masuk boarding school)

Dengan lingkungan yang udah di customize, anak akan lebih terjaga dan sekaligus akan terbiasa dengan ritme2 yang ada di sekolah itu, yang tentunya sudah direncanakan sesuai ideologi sekolah…….

Tapi…. jangan sekali kali anak dipaksa untuk masuk sekolah model asrama begini…………….. karena diperlukan kesungguhan dan ketegaran menjalani hari2 atau bulan – bulan pertama di asrama………

Setelah uraian di atas… pada intinya adalah… sekolah berasrama mempunyai efek yang insya Allah bagus… meski perjuangan bagi ke 2 pihak.. anak dan orang tua sama – sama berat…..

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat bagi anda semua… yang mengalami dilema dalam memili pendidikan anak anda terutama pada jenjang menengah atas……..