Ooh, Sudah 2 Tahun toh?

Jujur saja, setelah lulus dari Insan Cendekia, saya agak jarang membeli dan membaca koran. Saya yang biasanya mendapat suguhan 4 koran nasional setiap hari seperti Kompas dan Bisnis Indonesia, tiba – tiba menjadi buta akan hal – hal terbaru yang ada di masyarakat. Maka, saat saya membeli koran Kompas edisi Senin (17/10), reaksi saya yang pertama adalah “Ooh, SBY udah mau 2 tahun toh.. Gak sadar ya?”

Maka, hari  – hari setelahnya, kepala saya dipenuhi dengan berita – berita reshuffle menteri serta rencana aksi turun ke jalan oleh sebagian kelompok mahasiswa. Bosan juga sih, karena kadang saya merasa dibanding baca bagian Politik, mendingan baca bagian ekonomi atau olahraga. Yang konkrit2 gitu.

Banyak Teman dan kakak kelas saya, yang berbicara menggebu – gebu, mengenai Aksi, demo, perubahan atau semacamnya. Apalagi teman dan kakak kelas yang ada di PTN di Depok, wah, pasti lebih semangat dan aktif. Kata teman saya, “Kita kan trade-mark nya Kampus Perubahan.” Maka saya tidak heran kalau mereka cukup sering terlihat di TV🙂 . Tapi,pada 20 Oktober kemarin,, KM ITB (sebutan untuk BEM di ITB) juga ikut menggelar aksi di depan gedung sate. Sesuatu yang cukup jarang dilakukan oleh mahasiswa ITB. Saya sendiri sampai sekarang tidak terlalu tertarik dengan aksi, demo dan semacamnya. Tetapi, pertanyaannya, sudah sebegitu parahkah persoalan pada pemerintahan kali ini, sampai – sampai KM ITB menggelar aksi?

Hmm, kalau dalam pandangan saya sih kenapa reshuffe dan berita politik tahun ini hangat, karena terjadi banyak kasus dan skandal yang tidak jelas kelanjutannya. Dimulai dari Kasus Gayus, Nazaruddin, Pimpinan KPK de el el.  Jadi yaa, sejak awal pemerintahannya di 2009, SBY tidak terlalu punya fondasi politik yang kuat. Masyarakat awam, seperti saya, juga, jadinya bersikap skeptis terhadap berita – berita dan isu lainnya. “Mendingan urusin perut sendiri”, kata sebagian orang.

Perubahan – perubahan juga, kayaknya cenderung tetap dan statis. Itu – itu saja. Infrastruktur misalnya.Dulu, waktu Proyek Jalan tol Trans-Jawa diumumkan, di awal pemerintahan SBY (2004an), saya berharap – harap, kapan saya bisa mudik ke Madura dengan lancar. Nyatanya, proyek terbesar yang berhasil dan terjadi setelah itu hanyalah Jalan Tol Cipularang. Selebihnya? Ga tahu deh, jalan tol Semarang – Ungaran yang baru jadi juga, masih dibuka – tutup, dan diperbaiki. Itupun Panjangnya hanya 15-an km.

Skema PPP (Public Private Partnership) yang dikenalkan pemerintah di 2009 (awal Periode KIB ke-2), sampai sekarang sepertinya belum cukup efektif. Dulu saya ingat, setelah pengenalan metode PPP ini, mulai banyak proyek – proyek yang dikenalkan pemerintah. Target pada jalan tol misalnya, menjadi “Tol Trans – Jawa selesai 2014”.Tabel Proyek Jalan Tol, menjadi lebih sering saya baca di harian Bisnis Indonesia. Kenyataannya? Sampai sekarang (Kuartal Akhir 2011) ya baru Tol Semarang – Ungaran sama Kanci -Pejagan aja yang jadi. Jadi ga yakin bakal jadi di 2014.  Pembangkit Listrik 10.000 MW tahap 1 mungkin ya yang udah jadi? Hehe

Rakyat kayak saya sih inginnya sederhana. Hidup aman, tentram dan sejahtera, serta dibekali daya saing untuk bisa menjadi warga dunia yang setara. Punya Infrastruktur yang dibanggakan. Ekonomi yang stabil. Kesejahteraan yang sama dengan negara maju. (Yang terakhir agak berlebihan ya) .

Kita tidak mengharapkan Penguasa yang berebutan, Politik yang Kacau, Ekonomi yang stagnan. Sehingga nantinya, ada orang yang berkata, “Ini masalah warisan dari Pemerintahan Bapak Anu”.

Tentu, SBY juga berharap, kepemimpinannya akan dikenang dan disadari oleh rakyatnya. Bukan komentar gak sadar seperti “Ooh, SBY udah 2 tahun, so what?” . Makanya Pak, beresin politiknya, bikin kerja nyata. Rakyat senang, Bapak Senang. Win – win Solution deh :p .

#Hanya sebuah curcol seorang mahasiswa baru🙂

Gambar dari http://www.pjtv.co.id/berita/detail/kota-bandung/1297/menjelang-2-tahun-pemerintahan-sby-boediono-mahasiswa-km-itb-berikan-bunga-duka-cita.html

One thought on “Ooh, Sudah 2 Tahun toh?

  1. yap emang bener sih kalo dilihat dari infrastruktur kita (khusunya pemerintahan SBY) emang terkesan lambat..
    tapi coba liat deh kalo misalnya kita (publik) tahu akan masalah gayus, nazaruddin dll bukankah itu sudah menunjukkan suatu hal yang positif. kalo dulu kan susah banget tuh yang namanya kasus korupsi kita ketahui. tapi sekarang alhamdulillah, pemerintah lebih transparan dalam menjalankan fungsinya terutama dibantu oleh lembaga lain seperti KPK .

    ya jadi emang butuh waktu untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat .. masih banyak yang perlu dibenahi. tapi setidaknya kita sedang menuju yang lebih baik .. iya gak ??

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s