Mesir, Mubarak dan Amerika Serikat

Sudah seminggu lebih, Mesir dilanda krisis politik. Husni Mubarak, Presiden Mesir, sudah sekali mengadakan reshuffle jabatan di pemerintahannya. Sayang, sampai sekarang, amarah rakyat bukannya semakin reda, tetapi justru semakin ganas. Tercatat lebih dari 8 orang tewas, dan ribuan luka – luka karena bentrokan yang terjadi di Tahrir Square. Opini publik Mesir pun terbelah, di satu sisi ada yang menyetujui Mubarak menyelesaikan masa jabatannya dahulu, yang lain menghendaki suksesi kepemimpinan saat itu juga.

Umumnya, yang mengambil sikap moderat (mendukung Mubarak menyelesaikan masa jabatannya) adalah kalangan Profesional dan orang-orang tua. Sedangkan kalangan muda, aktivis serta mahasiswa cenderung menghendaki suksesi. Yang menarik, bukan hanya publik Mesir yang bersikap mendua. Bahkan, negara sekaliber Amerika Serikat saja -yang baru mendukung suksesi di Tunisia- belum menyatakan sikapnya secara jelas. Di satu sisi, mereka melihat bahwa reformasi di Mesir memang harus diadakan, tetapi di sisi sebaliknya, kehilangan “kawan” semacam Mubarak, bahkan yang terburuk menggantinya dengan kalangan seperti Ikhwanul Muslimin, jelas bukan pilihan yang bijak.

Mubarak memang dikenal sebagai rezim yang cenderung dekat dengan Amerika Serikat dan Blok Barat lainnya, termasuk Israel. Bantuan yang di terima Mesir, dari Amerika setiap tahunnya mencapai lebih dari 1,3 Miliar Dollar AS, yang sebagian besar diberikan sebagai kompensasi Perjanjian Damai Camp David. Bisa dibilang, itu adalah kompensasi yang diberikan karena Mesir mau berdamai bahkan membuka hubungan diplomatik dengan Israel, yang selanjutnya menjadikan Mesir sebagai salah satu kartu truf bagi keamanan dan stabilitas kawasan Timur Tengah, khususnya dari sudut pandang AS.

Sebagaimana dikatakan salah satu pengamat Politik Timur Tengah, jika Mubarak jatuh, dan rezim yang menggantikannya berunsur “Ikhwanul Muslimin” atau didukung oleh IM, besar kemungkinan haluan politik luar negeri Mesir akan berubah, yang akan menyebabkan hilangnya sekutu utama AS di kawasan, menyisakan Saudi Arabia semata. Ini akan menyebabkan perimbangan kekuatan pro vs kontra Israel (dan AS) yang lebih berimbang, dimana Saudi akan berdiri sebagai sekutu AS-identik dengan Israel- dan Iran sebagai poros utama penentang AS dan Israel.

Wow! Menarik bukan? Terlepas dari itu, menurut para pengamat politik Indonesia, krisis Mesir sepertinya hanya akan berdampak bagi Indonesia pada  naiknya harga – harga komoditas, utamanya, jika Terusan Suez terganggu. Tidak ada pengaruh pada gejolak politik, karena kondisi Mesir, baru saja kita alami 12 tahun yang lalu, dan sekarang kondisi politik Indonesia sudah berbeda.

Jadi, mari kita berdoa untuk rakyat Mesir, semoga keamanan dan kestabilan dapat kembali menghampiri mereka, terlepas dari persoalan apakah Mubarak akan terus menjabat atau lengser. Karena yang rakyat dimanapun di dunia ini inginkan sesungguhnya hanyalah ketentraman dan kestabilan untuk terus melanjutkan hidup secara nyaman, aman dan sejahtera.

 

2 thoughts on “Mesir, Mubarak dan Amerika Serikat

  1. Aananda Alvin, secara kebetulan saya masuk ke blogmu. Saya sempat baca beberapa baris tulisanmu. Menyimak ceritamu beraktivitas, bertutur, dan bercerita tentang harapanmy, saya langsung ”jatuh hati”.
    Saya belum tahu dari mana asalmu, namun yang pasti ananda adalah alumni MAN Insan Cendekia. Saya sendiri adalah orang tua dari salah seorang alumni MAN IC, yang sudah lulus dari UGM dua tahun yang lalu.
    Pesan saya; teruslah menulis dan bergiat di organisasi kemahasiswaan. Hal itu akan membuat dirimu lebih cepat ”dewasa” dalam bermasyarakat dan dalam menghadapi masa depanmu. Keep writing, and keep taking part in any students organization activities. Don’t forget to manage your time wisely…

    Unang Rahmat

    Like

    • Terima kasih pak, Mohon doanya… Maaf kalau responnya di blog ini kadang agak lama,, hehe, agak sibuk dan baru libur…🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s